Jumat, 03 Februari 2012

Jantiko Mantab

Sema'an Al-Qur'an di rumah Mbah Bun
Majelis Sema'an Al - Qur'an "Jantiko Mantab" Yogyakarta, awal mula-nya dilaksanakan di Condronegaran, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta  sekitar pertengahan tahun 80-an, di rumah mbah Bun.


Para hafidz dihadirkan dari Kediri Jawa Timur. Kemudian di kota Yogyakarta, "Sema'an Al-Qur'an Jantiko Mantab" masuk ke Keraton Ngayogjakarto Hadiningrat, di bawa oleh pecinta dan murid Gus Miek, "mbah Bun" Condronegaran, yang telah rutin melaksanakan "Pengajian Sewelasan" (setiap malam tanggal sebelas) dan "Mujahadah Dzikrul Ghafilin", serta "Semaan Al-Qur'an setiap Ahad Wage", atas dawuh Gus Miek di Mojokerto ketika majlis Sema'an Al-Qur'an "Jantiko Mantab" dilaksanakan di Mojokerto Jawa Timur, untuk supaya mbah Bun menyelenggarakan Sema'an Al-Qur'an di Jateng dan DIY. Bahkan beliau Gus Miek memberi nama dengan Jantiko Mantab, "Jamaah Sami'in Setia" Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.


Mbah Bun, Gus Miek dan GBPH Joyokusumo
di Masjid Wiworo Jati Keraton Yogyakarta
Dalam Sema'an Al-Qur'an di Keraton Yogyakarta ( Kasultanan Ngayogjakarto Hadiningrat ) adalah dalam rangka 40 hari atas wafatnya Sultan dan Raja Keraton Nagari Ngayogjakarto Hadiningrat,  yaitu : Almarhum Sri Sultan HB. ke - IX. yang dilaksanakan di Masjid Wiworo Jati, Keraton Yogyakarta. Gus Miek hadir dan memberikan pengajian dan bahkan dialog langsung dengan jama'ah, hadir pula GBPH Joyokusumo mewakili kerabat Keraton Jogja.


Sema'an Al-Qur'an Di Condronegaran
Di kampung Condronegaran inilah, sentral dan awal "Majelis Sema'an Al - Qur'an Jantiko Mantab Yogyakarta". setelah beberapa waktu, kemudian Sema'an Al-Qur'an Ahad Wage dilaksanakan secara bergiliran ( berpindah tempat) satu bulan di Condronegaran, dan satu bulan kemudian di tempat lain (diunduh, karena banyak masyarakat yang ingin melaksanakan Sema'an Al-Qur'an) di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam Sema'an Al-Qur'an Ahad Wage ini dibaca oleh Gus Farid, Gus Muqarrabin, dan para hafidz dari Yogyakarta yaitu (KH. Najib Abdul Qadir - PP. Al Munawwir Krpayak, KH. Nawawi Abdul Aziz - PP. Annur Ngrukem, Gus Kharis Masduki - PP. Darul Qur'an Wal Irsyad Wonosari, Gus Zuban - PP. Kanggotan, Gus Ibrahim - PP. Al Munawwir Komplek H, Gus Khazin - Dobalan, dll). Sedangkan untuk Dzikrul Ghafiliin di pimpin langsung oleh mbah Mochtar dari Bandar, Kediri. Sampai sekarang Sema'an Al Qur'an dan Dzikrul Ghafilin tetap berlangsung di beberapa tempat di Yogyakarta. Di kemudian hari muncul Sema'an Al Qur'an "Purbajati Jantiko Mantab" dan Dzikrul Ghafilin setiap Ahad Legi.


Gus Tsabut di rumah mbah Bun
Mulai tahun 2001 oleh mbah Bun melaksanakan Sema'an Ahad Wage Jantiko Mantab, sami'in Setia Yogyakarta secara rutin di Condronegaran Yogyakarta. Dan saat ini Sema'an Ahad Wage dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Islam Yogyakarta. 
Bahkan pada Sabtu, 29 Mei 2010 di Masjid Agung Condronegaran dilaksanakan "Sema'an Al-Qur'an" dan Gema Shalawat "Maulid Simtuddurar" bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dari Solo,  dalam rangka Tasyakuran Yayasan Al-Islam Yogyakarta, Stikes Al-Islam Yogyakarta, Akhirussanah dan Khataman Santri Pondok Pesantren Al-Islam Yogyakarta serta "Milad Jantiko Mantab." 
PP. Al Islam Yogyakarta
Gus Tsabut, mbah Bun & Nyai Bun
KH. Asfahani, Gus Tsabut,
mbah Bun & Bu Yai Bun


Berikut rekaman kegiatannya, silahkan Klik di sini.


1 komentar:

  1. Assalamu'alaikum War. Wab.
    JANTIKO JOGJA, MANTAB TENAN !

    BalasHapus